OLEH IKE ANGKASA
Nama ku irei, saat ini aku menginjak usia yg ke-20 th, aku
sudah bekerja d salah satu restaurant walaupun pekerjaanku hanya seorang
pelayan tp aku cukup nyaman dan aku cukup bahagia dengan pkerjaanku, tetapi
kebahagiaan itu mungkin tidak berlaku untuk kisah asmaraku.::
yaaa aku yg masih terlarut2 dalam sbuah lembar kusam masa lalu yang membuat pintu hatiku terkunci rapat-rapat.
aku mencari sesuatu yg tak kembali, sperti menunggu bintang d tengah hujan! itu sangat bodoh bukan??
cinta pertama ku yang hilang" , yang membuat aku seperti kehilangan arah, bahkan aku tidak pernah tau. siapa diriku.
dulu sebelum aku mengenal'y aku adalah pribadi yang cuek. aku tdk pernah perduli tentang apa saja yg aku kenakan, bahkn aku tdk pernh peduli tentang penilaian org terhadapku, tapi semua itu berubah ketika aku mengenalnya dengan reflek aku mengubah diriku dari. mulai cara bicara yg tadinya aku galak, aku jutek, smua berubah mnjadi lmbut, aku yg kucel slalu mengikat rambutku, menjadi aku yg rapih dan wangi entahlah seperti sulit di percaya semua itu berjalan dengan sendirinya, kala itu kadang aku berfikir apa ada yang salah dengan diriku? apa inikah yg namanya cinta?
kesalahan itu berawal dari aku yg mengenal sosok pria yg tak pernah kulihat.., tapi dia rajin mengirimkn pesan singkat (sms) d ponselku ,d setiap pagi, dy sangat perhatian padaku, hingga kami sering mengobrol meski hanya lewat ponsel, aku bercerita bnyak hal begitu pun dengan dia, semua itu terasa akrab dan aku merasa nyaman ktika mendengar suaranya, entah lah persaan bodoh sperti apa yg kualami saat itu aku mulai menyukainya, sulit di percaya memang karna aku belum pernah melihatnya bagaimana mungkin aku menyukainya, tapi itulah yg ku rasakan saat itu.
dia adalah mantan kekasih dari sahabatku sendiri yang aku belum pernah melihatnya, akan tetapi sahabatku sering bercerita tentangnya di waktu mereka berpacaran dulu bahkan aku pernah di suruh menggodanya lewat telepon untuk mengetes kesetiaannya dan terbukti dia tdk tergoda dan dia adalah tipe pria yang setia yg ku tau saat itu, tetapi sayangnya sahabatku adalah tipe wanita yang bosenan, dan mudah natuh cinta sampe akhirnya hubungan mereka berakhir.
tepat januari 2008 sahabatku menghubungiku karna pada saat itu aku berada d lampung kediaman org tuaku dia mencerifakan berakhirnya hubungannya dengan kekasihnya itu dengan alesan yang tidak jelas menurutku, tapi ya sudahlah itu privasi mereka, fikirku.
akan tetapi aku mulai penasaran knppria setia seperti itu d tinggalkn nya begitu saja.
dan dari situ lah awal mula aku dekat dengannya meski pun aku belum pernah brtemu
sampai pada saat dia meemiliki perasaan yang sama dengan ku
telat 11 februari 2008 akhirnya kami jadian pdahal saat itu kami blum pernh bertemu sbelum'y
selah 3 bln jadian baru aku memberanikan diri unguk bertemu dengannya.
tapi aku tdk perduli dia bagaimana karna aku sudah menyayanginya saat itu...
kita semakin dekat dan saling percaya, aku merasa sangat nyaman ketika befada di sisinya
dan tibalah d saaf aku harus meninggalkn nya karna jarak dimna aku hrus pulang k lampung karna sekolahku di banten sudah lulus dan dia d banten tapi itu bkn masalah buat hubungan kita.
kita masih sangat dekat wlpun hnya lewat telepon dan pesan singkat (sms) dalam keseharianku tapi dia begith sabar menantiku dan aku semakin yakin dengannya.
dan setiap setahun sekali aku menyempatkn diri pergi ke banten untuk bertemu dengannya
kadaan itu berangsur2 selama 2 :tahun.
dan akhir'y aku memutuskn untuk pergi untuk masa depan ku , aku bekerja d luar negri hingga saat ini.
dan di situlah awal mula keretakn hubunganku dengannya, perbedan zona waktu , dan waktu kerja adalah faktor utama'y. dimna aku free dia msih kerja dan dia free aku kerja, aku sudah bangun dy masih tidur, dan begitu lun sebaliknya
kami sering bertengkar, dan karna kesibukn masing2 mulai jarang kasih kabar.
dy seperti tidak ada waktu untukku
sejak saat itu aku kehilangan sosoknya yang begitu perhatian padaku.
sampai pd saat ada kabar tentang kedekatannya dengan wanita lain, tapi sungguh sedikit pun aku tidak percaya itu.
dan aku memberanikn diri tuk menanyai kebenaran kabar itu, dan di situ kami mulai bertengkar dan akhirnya dia jujur mengakuinya bahwa dia menghianatiku. demi tuhan aku sangat kecewa orang yang selama ini aku yakini setega itu menghianatiku
hatiku benar-benar rapuh saat itu, aku harus mulai membiasakn diri tanpanya, aku harus meljpakn semua kenangan yang terbentuk bertahun2 lamanya, aku benar2 kehilangan arah entah berapa air mata yang mewakili sakitku krna khjlangannya.
ini sangat bodoh krna tdk spagutnya aku menangisi org yg begitu saja menghancurkn harapanku tetapi semua berbda ketika sebuah ketulusan berbicara
dan sungguh rasa ini sangat tulus
hingga saat ini aku masih terlarut olehnya. aku seakan menutup pintu hatiku, entah sampai kapan semua ini berangsur...
karna perbedaan zona waktu pangeranku hilang
yaaa aku yg masih terlarut2 dalam sbuah lembar kusam masa lalu yang membuat pintu hatiku terkunci rapat-rapat.
aku mencari sesuatu yg tak kembali, sperti menunggu bintang d tengah hujan! itu sangat bodoh bukan??
cinta pertama ku yang hilang" , yang membuat aku seperti kehilangan arah, bahkan aku tidak pernah tau. siapa diriku.
dulu sebelum aku mengenal'y aku adalah pribadi yang cuek. aku tdk pernah perduli tentang apa saja yg aku kenakan, bahkn aku tdk pernh peduli tentang penilaian org terhadapku, tapi semua itu berubah ketika aku mengenalnya dengan reflek aku mengubah diriku dari. mulai cara bicara yg tadinya aku galak, aku jutek, smua berubah mnjadi lmbut, aku yg kucel slalu mengikat rambutku, menjadi aku yg rapih dan wangi entahlah seperti sulit di percaya semua itu berjalan dengan sendirinya, kala itu kadang aku berfikir apa ada yang salah dengan diriku? apa inikah yg namanya cinta?
kesalahan itu berawal dari aku yg mengenal sosok pria yg tak pernah kulihat.., tapi dia rajin mengirimkn pesan singkat (sms) d ponselku ,d setiap pagi, dy sangat perhatian padaku, hingga kami sering mengobrol meski hanya lewat ponsel, aku bercerita bnyak hal begitu pun dengan dia, semua itu terasa akrab dan aku merasa nyaman ktika mendengar suaranya, entah lah persaan bodoh sperti apa yg kualami saat itu aku mulai menyukainya, sulit di percaya memang karna aku belum pernah melihatnya bagaimana mungkin aku menyukainya, tapi itulah yg ku rasakan saat itu.
dia adalah mantan kekasih dari sahabatku sendiri yang aku belum pernah melihatnya, akan tetapi sahabatku sering bercerita tentangnya di waktu mereka berpacaran dulu bahkan aku pernah di suruh menggodanya lewat telepon untuk mengetes kesetiaannya dan terbukti dia tdk tergoda dan dia adalah tipe pria yang setia yg ku tau saat itu, tetapi sayangnya sahabatku adalah tipe wanita yang bosenan, dan mudah natuh cinta sampe akhirnya hubungan mereka berakhir.
tepat januari 2008 sahabatku menghubungiku karna pada saat itu aku berada d lampung kediaman org tuaku dia mencerifakan berakhirnya hubungannya dengan kekasihnya itu dengan alesan yang tidak jelas menurutku, tapi ya sudahlah itu privasi mereka, fikirku.
akan tetapi aku mulai penasaran knppria setia seperti itu d tinggalkn nya begitu saja.
dan dari situ lah awal mula aku dekat dengannya meski pun aku belum pernah brtemu
sampai pada saat dia meemiliki perasaan yang sama dengan ku
telat 11 februari 2008 akhirnya kami jadian pdahal saat itu kami blum pernh bertemu sbelum'y
selah 3 bln jadian baru aku memberanikan diri unguk bertemu dengannya.
tapi aku tdk perduli dia bagaimana karna aku sudah menyayanginya saat itu...
kita semakin dekat dan saling percaya, aku merasa sangat nyaman ketika befada di sisinya
dan tibalah d saaf aku harus meninggalkn nya karna jarak dimna aku hrus pulang k lampung karna sekolahku di banten sudah lulus dan dia d banten tapi itu bkn masalah buat hubungan kita.
kita masih sangat dekat wlpun hnya lewat telepon dan pesan singkat (sms) dalam keseharianku tapi dia begith sabar menantiku dan aku semakin yakin dengannya.
dan setiap setahun sekali aku menyempatkn diri pergi ke banten untuk bertemu dengannya
kadaan itu berangsur2 selama 2 :tahun.
dan akhir'y aku memutuskn untuk pergi untuk masa depan ku , aku bekerja d luar negri hingga saat ini.
dan di situlah awal mula keretakn hubunganku dengannya, perbedan zona waktu , dan waktu kerja adalah faktor utama'y. dimna aku free dia msih kerja dan dia free aku kerja, aku sudah bangun dy masih tidur, dan begitu lun sebaliknya
kami sering bertengkar, dan karna kesibukn masing2 mulai jarang kasih kabar.
dy seperti tidak ada waktu untukku
sejak saat itu aku kehilangan sosoknya yang begitu perhatian padaku.
sampai pd saat ada kabar tentang kedekatannya dengan wanita lain, tapi sungguh sedikit pun aku tidak percaya itu.
dan aku memberanikn diri tuk menanyai kebenaran kabar itu, dan di situ kami mulai bertengkar dan akhirnya dia jujur mengakuinya bahwa dia menghianatiku. demi tuhan aku sangat kecewa orang yang selama ini aku yakini setega itu menghianatiku
hatiku benar-benar rapuh saat itu, aku harus mulai membiasakn diri tanpanya, aku harus meljpakn semua kenangan yang terbentuk bertahun2 lamanya, aku benar2 kehilangan arah entah berapa air mata yang mewakili sakitku krna khjlangannya.
ini sangat bodoh krna tdk spagutnya aku menangisi org yg begitu saja menghancurkn harapanku tetapi semua berbda ketika sebuah ketulusan berbicara
dan sungguh rasa ini sangat tulus
hingga saat ini aku masih terlarut olehnya. aku seakan menutup pintu hatiku, entah sampai kapan semua ini berangsur...
karna perbedaan zona waktu pangeranku hilang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar